Tjahjo Kumolo: Hati-hati, Calo Masih Bergentayangan Setiap Ada CPNS

Hendra Kusuma - detikFinance
Kamis, 18 Mar 2021 14:25 WIB
Komisi II DPR melakukan rapat kerja bersama Kementerian PAN-RB dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) membahas seleksi CPNS 2019-2020.
Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo/Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk hati-hati dalam proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Menurut dia, calo CPNS masih banyak yang bergentayangan.

"Untuk semua masyarakat Indonesia, pemerintah terbuka untuk menerima CPNS. Kedua, hati-hati terhadap calo, ini calo masih bergentayangan tiap tahun setiap ada CPNS," kata Tjahjo dalam keterangannya, Kamis (18/3/2021).

Pemerintah akan membuka pendaftaran CPNS dan pegawai pemerintah untuk perjanjian kerja (PPPK) guru dan non-guru tahun 2021 dibuka pada Mei hingga Juni tahun ini. Adapun formasi yang baru ditetapkan sebanyak 711.627 dari yang direncanakan sebanyak 1.305.485 formasi.

Sebanyak 711.627 formasi ini disebar kepada instansi pemerintah pusat dan daerah. Dengan pembagian sebanyak 74.384 untuk pemerintah pusat dan 637.243 untuk pemerintah daerah.

Tjahjo mengatakan, sistem rekrutmen CPNS dan PPPK guru dan non guru ini sangat terbuka sehingga tidak ada yang bisa menjamin atau mengubah hasil tes yang sudah dilakukan.

"Ini sistemnya terbuka, kalau gagal ya gagal, tidak bisa model KKN anak siapa, anak pejabat siapa, pakai uang berapa, tidak bisa," tegasnya.

Oleh karena itu, dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia yang ingin mengikuti proses rekrutmen CPNS dan PPPK guru maupun non-guru untuk lebih berhati-hati terhadap calo.

Mantan Menteri Dalam Negeri ini pun akan menindak tegas jika terbukti ada Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam hal ini yang bekerja di Kementerian PAN-RB menjadi oknum calo.

"Kalau ada pegawai yang atau pegawai PAN-RB yang main-main sanksinya dipecat, bahkan kami mohon teman media melaporkan kalau ada berbagai macam calo yang bergentayangan," katanya.

"Mudah-mudahan dalam rekrutmen tahun ini akan semakin bagus ke depan, sama seperti tahun sebelumnya, di tengah pandemi COVID ini akan melahirkan ASN dan para penyuluh, para guru yang ke depan semakin baik, saran kritik kita terbuka untuk perbaikan kita semua, dan tata kelola pemerintahan kita semua," tambahnya.

(hek/ara)