BSN Buka 85 Formasi CPNS 2021, Cek di Sini Formasi Lengkapnya!

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 02 Jul 2021 10:25 WIB
Rangkaian Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2019 kembali dilanjutkan. Tes dilakukan dengan protokol kesehatan ketat terkait pandemi COVID-19.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Badan Standardisasi Nasional (BSN) membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Pendaftaran dibuka tanggal 1-21 Juli 2021.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Hukum BSN, Iryana Margahayu mengatakan pihaknya membuka 85 formasi untuk CPNS 2021. Pendaftaran dilaksanakan melalui website sscasn.bkn.go.id.

"Tata cara dan panduan untuk mendaftar, membuat akun, dan memilih unit kerja dapat dilihat secara rinci pada website SSCASN," kata Iryana dalam keterangan tertulis dikutip detikcom, Jumat (2/7/2021).

Terdapat formasi khusus yang disediakan BSN untuk CPNS 2021. Persyaratan sebagai putra/putri lulusan terbaik berpredikat dengan pujian (cum laude) disediakan minimal 10% dari formasi (9 formasi); penyandang disabilitas disediakan minimal 2% dari formasi (2 formasi), serta putra putri Papua/Papua Barat disediakan (1 formasi).

"BSN tidak membuka formasi diaspora karena diperuntukkan untuk dosen, peneliti, perekayasa, dan analis kebijakan," bebernya.

Dengan adanya formasi CPNS 2021 itu, diharapkan dapat memperkuat organisasi BSN yang tantangannya semakin besar dalam membina standardisasi dan penilaian kesesuaian, serta metrologi di seluruh Indonesia.

"Juga peranan BSN di organisasi standar Internasional seperti di International Organization for Standardization (ISO), Organisasi Standar Internasional di bidang Elektrik dan Elektronika, The International Electrotechnical Commission (IEC), organisasi perdagangan Internasional yang mengatur perdagangan antar negara di dunia, World Trade Organization (WTO), maupun ASEAN," tuturnya.

"Isu daya saing dan perlindungan konsumen semakin menguat, oleh karenanya dibutuhkan peranan BSN yang lebih kuat yang dapat mencakup seluruh sektor ekonomi terutama bagaimana mengangkat industri industri kita bisa berdaya saing di pasar domestik maupun Internasional," tambahnya.

(aid/ara)