"Untuk tahun depan kita kejar target listing sebesar 970 ribu bph. Kalau untuk gas sebesar 7768,99 BBTUD," kata Kepala BP Migas R. Priyono, dalam acara penyampaian kinerja BP Migas pada tahun 2010, di gedung Patra Jasa, Jakarta (23/12/2010).
Selain Chevron, pemerintah juga mengandalkan Pertamina EP untuk memproduksi 132 ribu bph, Total Indonesie E&P 92,60 bph, serta beberapa para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) lainnya.Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyono juga mengatakan, dirinya optimistis dapat mengejar target yang ditetapkan APBN 2011 tersebut, selama tidak terjadi unplanned shutdown.
"Semoga jangan sampai ada lagi seperti kejadian bocornya pipa TGI kemarin," tambahnya.
Untuk mencegah terjadinya hal-hal seperti unplanned shutdown tadi pada 2011 nanti, Priyono mengatakan sudah ada komitmen KKKS yang berusaha untuk meningkatkan kehandalan operasi dan peralatan produksi dan kelistrikan, peningkatan kelancaran dan efisiensi operasi, serta adanya monitoring dari BP Migas terhadap pelaksanaan tersebut.
(dnl/dnl)











































