G-Resources Hitung Ulang Biaya Konstruksi Proyek Emas Martabe

G-Resources Hitung Ulang Biaya Konstruksi Proyek Emas Martabe

- detikFinance
Rabu, 09 Mar 2011 08:15 WIB
G-Resources Hitung Ulang Biaya Konstruksi Proyek Emas Martabe
Jakarta - Perusahaan Hong Kong, G-Resouces akhirnya menghitung ulang biaya konstruksi untuk proyek emas Martabe, Sumatera Utara. Melemahnya dolar AS dan juga naiknya harga minyak mentah telah menaikkan biaya konstruksi proyek tersebut.

"G-Resources telah menyewa konsultan konstruksi global untuk menghitung estimasi akhir biaya hingga proyek selesai dibangun," jelas Peter Albert, CEO G-Resources dalam siaran persnya, Rabu (9/3/2011).

Dalam 2 bulan pertama di 2011, G-Resources mengaku telah mencapai kemajuan signifikan telah dicapai di Proyek Tambang Emas dan Perak Martabe di Sumatera Utara, Indonesia. Aktivitas engineering dan pengadaan telah 90% selesai, diiringi aktivitas konstruksi yang berjalan pesat. Blasting/peledakan telah dimulai di lokasi pabrik pengolahan dan Earthworks/pengerjaan tanah sekarang berada pada level yang ditetapkan, dengan pekerjaan struktural yang segera dimulai. Pengerjaan betonisasi utama dilakukan bulan ini juga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejumlah kontrak dan pembelian baru-baru ini telah kami langsungkan, dengan komitmen lebih dari US$ 50 juta," ungkap Albert.

Beberapa di antaranya adalah pekerjaan betonisasi kepada Leighton Asia dan Duta Graha Indah, fabrikasi tangki pabrik pengolahan kepada PT Epiterma Mas, switchroom bertegangan rendah kepada PT Schneider Indonesia, fasilitas pencampuran kimia (kapur) untuk FL Schmidth Pty Ltd, fabrikasi baja struktural kepada PT Lintech dan tangki pengolahan air kepada Outotec Pty Ltd.

Hingga saat ini, lebih dari 1.200 orang bekerja di Martabe dan terus meningkat seiring masuknya para kontraktor utama betonisasi, fabrikasi baja dan pemancangan ke wilayah tambang. Dari jumlah tersebut lebih dari 600 orang direkrut dari masyarakat di desa-desa dan sekitar wilayah pertambangan.

Proyek ini didirikan di bawah Kontrak Karya generasi keenam yang ditandatangani April 1997. Martabe yang memiliki sumberdaya 6,5 juta ons emas dan 66 juta ons perak dan merupakan aset utama G-Resources. Martabe ditargetkan untuk memulai produksi di akhir tahun 2011 dengan kapasitas per tahun sebesar 250,000 ons emas dan 2-3 juta ons perak berbiaya rendah sebesar US$ 280 per ons emas.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads