Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi VII DPR M. Romahurmuziy dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Senin (28/3/2011).
"Mei ini, naikkan harga premium dan solar secara terbatas antara Rp 500-1.500 per liter," ujar pria yang sering disapa Rommi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun ketiga kebijakan penahan laju anggaran subsidi BBM adalah:
- April ini, fiksasi subsidi per liter, ambangkan harga sesuai pasar internasional. Agar masyarakat mendapatkan pendidikan risiko sekaligus fluktuasi ICP (harga minyak Indonesia) tidak membebani APBN
- Mei ini, naikkan harga premium dan solar secara terbatas antara Rp 500-1.500 per liter
- Juli ini, terapkan pengendalian BBM secara terbatas di Jabodetabek dengan menggeser angkutan pribadi kecuali angkutan barang dengan tahun 2005 ke atas hanya boleh menggunakan pertamax. Penerapannya uji segera pada April ini dengan metode-metode yang slama ini sudah diwacanakan.
Menurut Rommi memang, kebijakan kenaikan harga BBM subsidi ini sudah kuat dasarnya, yaitu:
- Sudah 5 bulan berturut-turut atau 3 bulan berturut-turut dalam tahun fiskal 2011 ICP naik melebihi 10% asumsi.
- Prognosa harga ICP tidak akan menurun dalam waktu dekat.
- Inflasi berada di titik terendah.
- Negara sekawasan semua sudah merespon dengan menaikkan harga BBM.











































