Hari ini Bupati Sumbawa Barat Zulkifli Muhadly bersama Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi rencananya akan menemui Menteri Keuangan Agus Martowardojo di Jakarta.
"Perpanjangan waktu ini akan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat untuk memaksimalkan perjuangan saham 7%," kata Juru Bicara Pemkab Sumbawa Barat Najamuddin Amy, di Taliwang, NTB, Selasa (19/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Najamuddin menambahkan Bupati sedang berada di Jakarta bersama Gubernur NTB. Keduanya mengagendakan pertemuan dengan Menteri Keuangan sebagai tindaklanjut perpanjangan divestasi itu.
Pemkab Sumbawa Barat tetap berharap agar manajemen Newmont mau lebih kooperatif membantu Pemerintah Daerah, sekaligus meminta kepada Pemerintah Pusat untuk memberikan kesempatan kepada Kabupaten Sumbawa Barat untuk membeli saham 7% sebagai cermin semangat desentralisasi.
"Sebagai perusahaan yang sudah sebelas tahun beroperasi dan hidup bersama di Kabupaten Sumbawa Barat, seharusnya bisa lebih saling memahami kondisi realitas yang terjadi yang menjadi kebutuhan masyarakat di daerah," kata Najamuddin.
Menurut dia, pemerintah dan masyarakat Sumbawa Barat akan sangat berterima kasih apabila pemerintah pusat bisa memahami apa kebutuhan masyarakat Sumbawa Barat.
"Ini upaya meminimalisir disparitas pembangunan yang terjadi dengan adanya pertambangan Newmont ini. Kalau daerah sejahtera, otomatis negara juga sejahtera," katanya.
Sementara itu, Abdul Kadir warga Lamuntit Kecamatan Brang Rea, korban bentrok dengan polisi kemarin (18//4/2011), masih dirawat intensif di Puskesmas Brang Rea, Sumbawa Barat. Kadir menderita robek di bagian bibir, pelipis dan kepala bagian belakang. Tiga korban lainnya, Abdul Muis, Suharli dan Nakita sudah diperbolehkan pulang Selasa pagi, setelah dirawat di Puskesmas Maluk.
(hen/hen)










































