Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro menyatakan penghapusan subsidi BBM pada tahun 2014 memang sudah sesuai skema jangka panjang pemberian subsidi oleh pemerintah. Hal inilah yang sempat disampaikan Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Legowo.
"Itu memang bagian dari rencana jangka panjangnya begitu," ujarnya ketika ditemui di sela acara IDB Day di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Kamis (11/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Artinya, subsidi harga, wartawan jangan sampai salah. Maksudnya subsidi dialihkan dari subsidi harga atau barang ke subsidi tepat sasaran atau subsidi langsung, atau orang, orangnya siapa, yang membutuhkan. Sekarang yang salah kan ini masih ke semua orang. Semacam tapi nggak seperti BLT, itu yang lagi dicari formulasi yang tepat," jelasnya.
Untuk itu, Bambang menyatakan sembari menunggu pengalihan subsidi, pemerintah perlu menyiapkan perangkat guna memudahkan pelaksanaan pemberian subsidi langsung, seperti Single Identity Number (SIN).
"SIN itu kan belum berlaku keseluruhan. Kalau SID sudah berlaku subsidi langsung itu lebih gampang. Jadi kita bisa hapus subsidi harga dengan gampang," tandasnya.
(nia/qom)











































