Demikian disampaikan oleh Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN Bambang Dwiyanto dalam keterangannya kepada detikFinance, Rabu (11/5/2011).
"PLN merelokasi 2 unit PLTG (2x18 MW) dan menyewa PLTD (1x60 MW). Dua unit PLTG yang direlokasi berasal dari Sunyaragi-Cirebon dan Gilitimur-Madura. Rencananya kedua PLTG tersebut akan ditempatkan di Duri," tutur Bambang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara PLTD yang disewa akan ditempatkan di Dumai. Saat ini, proses penyewaan PLTD tengah dalam tahap pelelangan.
"Dengan segera beroperasinya PLTG dan PLTD sewa tadi, diharapkan dalam jangka pendek sistim kelistrikan di Provinsi Riau akan bertambah sekitar 96 MW," katanya.
Β
Bambang mengatakan, selama ini kebutuhan listrik Riau selain dipasok dari sejumlah pembangkit yang ada di wilayah Sumatera Utara dan Sumbatera Bagian Selatan melalui sistim interkoneksi Sumatera.
"Diharapkan dengan daya penambahan kapasitas pasokan daya ini, kelistrikan di wilayah Riau-Kepri menjadi lebih baik dengan cadangan daya yang bertambah," ujarnya.
Selain upaya jangka pendek tadi, PLN juga tengah mempersiapkan rencana jangka panjang untuk menambah kemampuan pasokan daya di Riau dan Kepri dengan sewa PLTU batubara berkapasitas 2 x (120 MW-150 MW).Β
Sewa PLTU ini, sekarang masih dalam proses pengadaan (tender) dan diharapkan di 2013 sudah dapat beroperasi penuh.
(dnl/hen)











































