BI: Pemerintah Telat Naikkan Harga BBM

BI: Pemerintah Telat Naikkan Harga BBM

- detikFinance
Rabu, 01 Jun 2011 17:07 WIB
BI: Pemerintah Telat Naikkan Harga BBM
Jakarta - Bank Indonesia (BI) menilai pemerintah terlambat melakukan kenaikan harga BBM subsidi pada tahun ini. Harusnya sudah sejak lama harga BBM subsidi dinaikkan saat inflasi tak tinggi.

Gubernur BI Darmin Nasution mengatakan realisasi inflasi bergantung pada harga BBM yang diberlakukan pemerintah. Menurutnya, jika harga BBm dinaikkan maka inflasi tahun ini bakal melonjak sampai 6,4%. Namun jika harga ditahan, inflasi juga bisa ditahan pada level 5,3%.

Menurut Darmin, pemerintah sudah terlambat jika ingin menaikkan harga BBM karena tekanan inflasi pada bulan ke depan tahun ini cukup besar. Seharusnya kenaikan dilakukan April lalu deflasi terjadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebetulnya kalau membicarakan mendingan, ya mendingan yang April kemarin, waktu kita lagi deflasi, lagi panen," kata Darmin usai rapat Badan Anggaran DPR yang dilakukan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/6/2011).

Meskipun begitu, Darmin berpendapat pemerintah tidak bisa mempertahankan kebijakan harga subsidi BBM pada saat ini, karena harga minyak sedang tinggi.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Djamal sebelumnya mengatakan pemerintah akan berpikir panjang dalam menaikkan harga BBM subsidi karena ancaman inflasi yang menghadang.

Sepanjang sejarah perhitungan inflasi oleh BPS, inflasi terendah terjadi pada Maret dan April. Harusnya harga BBM subsidi bisa dinaikkan pada bulan-bulan tersebut.

(nia/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads