Dirjen Migas Evita Herawati Legowo mengatakan secara nasional stok BBM subsidi sangat kuat. Stok premium mencapai 16,5 hari dan stok solar 20 hari.
"Itu tidak ada (kelangkaan). Kalau kami melihat begini memang setiap daerah kita kasih kuota dan nah kuota itu biasanya hanya ada 12, 15, dan 20 hari. Terus ada delay-nya," jelasnya saat ditemui di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (21/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tempat yang sama, Menko Perekonomian Hatta Rajasa juga menyampaikan hal yang sama. Menurutnya tidak ada sama sekali kelangkaan stok BBM. Itu semua hanya ulah spekulan saja.
"Tidak ada kelangkaan BBM, tapi stoknya diawasi. Makanya Mendagri untuk melakukan koordinasi dengan gubernur untuk jaga kuotanya. Karena kuota itu sudah diperhitungkan. Daerah-daerah juga melakukan penghematan di instansinya," jelasnya.
(dnl/hen)











































