Adapun untuk realisasi konsumsi dari 1-24 Juli 2011, BBM Subsidi sudah habis tersedot hingga 2.839.164 KL. Hal ini sesuai data yang disampaikan anggota Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas), Adi Subagyo, Jakarta, Kamis (28/7/2011).
- Premium: 1.715.266 KL
- Kerosene (Minyak Tanah): 110.966 KL
- Solar : 1.012.932 KL
- Total: 2.839.164 KL
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Premium: 84,84%
- Kerosene (Minyak Tanah): 57, 61%
- Solar: 85,93%
Seperti diketahui, dalam rapat dengar pendapat beberapa waktu lalu antara Anggota Komisi VII DPR RI bersamna Kepala BPH Migas, Tubagus Haryono, disampaikan realisasi konsumsi BBM Bersubsidi dari awal tahun hingga 27 Juni 2011 sebagai berikut:
- Premium: 11.854.369 KL (51,11% dari target APBN)
- Minyak Tanah: 907.644 KL (39,20% dari target APBN)
- Minyak Solar: 6.796.631 KL (51,9% dari target APBN)
Sehingga jika dijumlah sampai 24 Juli 2011, total konsumsi BBM Bersubsidi mencapai 19.558.644 KL.
(nrs/ang)











































