Manager Humas PLN Wilayah Riau Suhatman mengungkapkan hal itu dalam perbincangan dengan detikFinance, Senin (8/8/2011).
Tiga pembangkit itu antaralain PLTA Singkarak yang memiliki daya 175 MW kini hanya menghasilkan 36 MW. PLTA Maninjau dengan daya 68 MW, saat ini hanya mampu menghasilkan 16 MW. Kedua pembangkit ini berada di Sumatera Barat.
Sedangkan PLTA Koto Panjang, di Kabupaten Kampar, Riau yang biasanya menghasilkan 114 MW, kini dengan kondisi kekurangan debit air hanya mampu mengeluarkan daya maksimal 38 MW.
"Dari tiga pembangkit itu, saat ini PLN kekurangan pasokan daya sampai 90 MW. Dari jumlah itu masing-masing di Riau kekurangan daya 38 MW, Sumbar 30 MW sisanya di Jambi," jelas Suhatman.
Dengan kondisi defisit daya ini, PLN Wilayah Riau akan melakukan pemadaman bergilir terhitung Rabu (10/8/2011) mendatang dengan perkiraan baru akan pulih pada September.
"Kalau curah hujan nantinya lebih baik lagi, tentunya kemungkinan akan cepat pulih. Namun perkiraan kita, kondisi dari tiga PLTA itu baru akan pulih kembali sampai September mendatang," ungkapnya.
Pemadaman bergilir ini, hanya berlaku pada jaringan interkoneksitas yakni Pekanbaru, Kota Dumai dan Rengat. Ketiga kota ini akan merasakan pemadaman bergilir yang dimulai sejak pukul 08:00 WIB sampai pukul 15:00 WIB.
"Namun rentang waktu itu akan dibagi-bagi per wilayah. Dengan demikian satu wilayah nantinya kena pemadaman dengan waktu minimal 2 jam. Pemadaman ini hanya berlangsung pagi sampai sore," katanya.
(cha/hen)











































