Hal ini disampaikan Mustafa di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (19/8/2011).
"Itu sudah klop (pas). Kan sebenarnya sudah dihitung, dengan kenaikan dan marjin dari 8% ke 7% dan subsidi Rp 45 triliun," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Detailnya, subsidi diturunkan dari Rp 65 triliun di 2011 menjadi Rp 45 triliun di 2012. Agus Marto menyatakan penurunan tersebut diiringi dengan kenaikan TDL sebesar 10% di April 2012.
Pemerintah juga akan mengupayakan diversifikasi energi sehingga bisa meningkatkan ketersediaan gas dan batubara untuk PLN, dan mengurangi margin PLN dari 8% menjadi 7%.
(wep/hen)











































