Utamakan Domestik, Kementerian ESDM Larang TPPI Ekspor Elpiji

Utamakan Domestik, Kementerian ESDM Larang TPPI Ekspor Elpiji

- detikFinance
Kamis, 08 Sep 2011 16:06 WIB
Utamakan Domestik, Kementerian ESDM Larang TPPI Ekspor Elpiji
Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tak mau memberikan izin kepada PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) untuk mengekspor elpiji. Karena kebutuhan elpiji dalam negeri besar.

Demikian diungkapkan Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Herawati Legowo ketika ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/9/2011).

"Sekarang kita sedang pertimbangkan secara legal masih bisa atu tidak. Karena kemarin mereka belum kita setujui. Kan kita minta itu sebetulnya untuk dalam negeri," kata Evita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Evita melanjutkan, pihaknya sudah mendapatkan kajian dari BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan) terkait harga yang pas.

"Tapi, kelihatannya antara Pertamina dengan TPPI kan belum cocok mengenai harga elpijinya sendiri, jadi kami masih ingin mendorong supaya digunakan dalam negeri saja," terangnya.

Menurutnya, terdapat perbedaan antara pihak TPPI dan Pertamina dalam penentuan harga jual-beli harga elpiji. Pertamina meminta harga elpiji dengan mengacu pada CP Aramco (Harga acuan elpiji Pertamina) dikurang US$ 40. Sedangkan pihak TPPI mematok degan harga dari CP Aramco di atas US$ 140. Namun, berdasarkan kajian BPKP mengacu kepada harga CP Aramco saja tanpa ada penambahan lagi.

"Harganya kan beda US$ 140 antara Pertamina dan TPPI. Tapi harga yang dipasang BPKP itu sama dengan CP Aramco. Saya berharap mereka masih bisa akur soal harga," tutur EVita.

Seperti diketahui, pihak Pertamina sejauh ini tidak berminat untuk membeli elpiji dari pihak TPPI karena harganya yang sangat tinggi. Maka itu, pihak Pertamina merekomendasikan kepada TPPI untuk ekspor wlpijinya dengan harga yang diinginkan TPPI. Namun untuk mengekspor elpiji, pihak TPPI perlu dapat izin dari Kementerian ESDM.
(nrs/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads