PLTU Jateng akan Habiskan 7 Juta Ton Batubara Setahun

PLTU Jateng akan Habiskan 7 Juta Ton Batubara Setahun

- detikFinance
Kamis, 06 Okt 2011 18:26 WIB
Jakarta - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jateng 2x1000 MW akan membutuhkan 7 juta ton batubara per tahun untuk bahan bakar pembangkit listrik tersebut.

Demikian disampaikan Direktur Energi Primer PLN, Nur Pamudji yang ditemui di kantor Kementerian Perekonomian, Lapangan Banteng, Kamis (6/10/2011). PLTU tersebut saat ini dokumen pengerjaannya baru ditandatangani.

"Hitung saja, kalau setiap 600 MW butuh 2 juta ton batubara. Jadi ini butuhnya 7 juta batubara berkalori rendah 3.000 - 4.000 kalori," jelas Nur Pamudji.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait pengadaan batubaranya, Nur Pamudji mengatakan akan dilakukan proses pengadaan oleh pengembang listrik PLTU Jateng, yakni PT Bhimasena Power Indonesia.

"Jadi mulai tahun ini akan digarap pengerjaannya, begitu PPA (Power Purchase Agreement) diteken, pasokan batubara, dan sub kontraktornya segala macem akan dikerjakan tahun ini dan diperkirakan selesai pada 2016," ungkapnya.

Proyek ini jugas merupakan proyek kerjasama antara pemerintah dan swasta. Tidak masuk ke pembangkit 10.000 MW. Direncanakan, listrik yang dihasilkan ke sistem listrik Jawa Bali pada jaringan 500 kv.

"Ini untuk mengatasi pertumbuhan ekonomi yang luar biasa, Pak Dahlan (Direktur Utama PLN) bilang, selama dia menjabat, pertumbuhan listrik sudah 3000 MW. Berarti tiap tahun harus sediakan itu listriknya," tuturnya.

Seperti diketahui, konsorsium J-Power, Itochu, dan Adaro adalah pemenang tender proyek PLTU 2x1000 MW pada 17 Juni 2011 lalu yang selanjutnya dibentuk PT Bhimasena Power Indonesia sebagai pelaksana proyek.

Skema yang ditetapkan dalam proyek ini adalah build-own-operated-transferr dengan masa konsesi 25 tahun. Diperkirakan proyek ini mulai beroperasi pada akhir 2016 nanti.

(nrs/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads