18 Calon Pejabat BPH Migas 'Bertarung' di DPR 24 Oktober

- detikFinance
Jumat, 14 Okt 2011 12:51 WIB
Jakarta - Komisi VII DPR bakal melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) kepada 18 calon anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Senin 24 Oktober 2011 mendatang.

Rencananya DPR akan memilih 9 dari 18 orang yang diajukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Demikian dikutip dari situs resmi DPR, Jumat (14/10/2011).

Uji kelayakan ini akan berlangsung hingga 26 Oktober 2011. Para calon tersebut sudah menyerahkan makalah terkait visi, misi, dan program kerjanya kepada sektretariat Komisi VII DPR.

Dikabarkan, delapan belas calon anggota Komite BPH Migas tersebut diisi oleh 13 calon dari luar dan 5 dari dalam lembaga. Sejumlah nama seperti Direktur PT Perusahaan Gas Negara (PGN), A Qoyum Tjandranegara dan Fanshurulah Asa yang merupakan staf khusus Menko Perekonomian masuk sebagai calon anggota Komite tersebut.

Calon yang berasal dari pihak internal adalah, Heru Wahyudi, Ibrahim Hasyim, dan Budi Hartono yang merupakan anggota BPH Migas lama. Dua calon lain, diisi oleh Direktur Bidang Hilir BPH Migas Saryono serta mantan Direktur Teknis Gas Bumi BPH Migas, Inderayana.

Fanshurullah merupakan calon paling muda (42) yang dijagokan sejumlah pihak untuk menjabat sebagai Kepala BPH Migas. Sosok ini sebelumnya pernah menjadi kontraktor migas nasional Moeladi Group selama sekitar 15 tahun.

Kemudian, A Qoyum Tjandranegara dan Ibrahim juga disebut-sebut berambisi untuk memperebutkan posisi yang sama untuk periode lima tahun ke depan (2011-2015).

Calon anggota Komite BPH Migas ini adalah:
  1. Agus Budi Hartono
  2. Agus Prawoto
  3. Andy Noorsaman Sommeng
  4. Djoko Harsono
  5. Endu Harsono
  6. Fahmi Harsandono
  7. Heru Wahyudi
  8. Ibrahim Hasyim
  9. Indrayana Chaidir
  10. Karseno
  11. M. Fanshurullah Asa
  12. Martin Samodra Ritonga
  13. Pria Indirasardjana
  14. A. Qoyum Tjandranegara
  15. Raswari
  16. Ratiyan Abdurachman
  17. Saryono Hadiwidjoyo
  18. Sumihar Panjaitan
(nrs/dnl)