Tambah Daya Listrik Nantinya Cukup Telepon Call Centre 123

Tambah Daya Listrik Nantinya Cukup Telepon Call Centre 123

- detikFinance
Selasa, 01 Nov 2011 12:35 WIB
Tambah Daya Listrik Nantinya Cukup Telepon Call Centre 123
Jakarta - Direktur Utama PT PLN (persero), Nur Pamudji berjanji akan mempermudah pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat. Salah satu terobosannya adalah permintaan sambungan tambahan daya listrik yang cukup dengan menelepon call center PLN di nomor 123.

"Kita akan mempermudah akses bagi masyarakat, layanan permintaan sambungan tambah daya akan lewat 123," jelas Nur Pamudji usai pelantikannya di di Gardu Induk Karet Tengsin, Jakarta, Selasa (1/11/2011).

Nur pamudji menjelaskan, PLN ingin meningkatkan pelayanan bagi pelanggan termasuk dengan mempermudah sambungan listrik dan juga komunikasi dengan pelanggan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita akan mempermudah pelanggan dengan layanan yang meminta tambahan daya, sambungan dan sebagainya itu tinggal telepon 123. Kan sebelumnya kota besar sudah dilayani dengan baik," jelasnya

Selama ini, penambahan daya harus dilakukan dengan mendatangi kantor PLN terdekat. Khusus untuk Jawa-Bali, perubahan daya listrik bisa dilakukan secara online dengan mengisi data-data dari situs www.pln.co.id.

Selain itu, jaringan distribusi akan ditambah sehingga rasio elektrifikasi naik seperti rata-rata nasional. Nur Pamudji menilai, pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat sangat penting mengingat kebutuhan yang sangat tinggi akibat terus tumbuhannya perekonomian Indonesia.

"Kita kejar-kejaran antara upaya menyediakan kapasitas listrik dengan kebutuhan ekonomi. Kita bersyukur pertumbuhan ekonomi baik dan konsekuensinya kebutuhan listrik tinggi. Ini tantangan utama, kita kejar-kejaran, jangan sampai listrik PLN kurang dari kebutuhan masyarakat," ujarnya.

"Kita usahakan jangan sampai lagi byar pet karena kapasitas listrik kita kurang dari kebutuhan listrik masyarakat," imbuhnya.

PLN sebelumnya mencatat rasio elektrifikasi nasional naik menjadi 68,61% sampai Mei 2011. Artinya masih ada kurang lebih 31,39% masyarakat yang belum teraliri listrik.
(qom/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads