Demikian disampaikan Kim Young Sun yang ditemui di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (14/11/2011).
"Kami niat untuk kembangkan energi dan pembangkit listrik," singkatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Minggu ini Presiden kami akan ke Bali, di sana akan diadakan pertemuan bilateral antara dua pemimpin. Kita akan bahas energi, akan jadi pembahasan penting," ujar Kim.
Kim mengatakan Korea Selatan berminat untuk mengembangkan gas, dan sudah banyak perusahaan Korea Selatan yang menginvestasikan dananya di Indonesia. Baik untuk migas maupun pembangkit listrik.
"Indonesia merupakan target besar kami untuk investasi. Kita sudah banyak investasi ke Indonesia untuk manufacturing, industri baja, elektronik, dan lainnya. Kita berharap lebih banyak investasi utnuk industri kita. Kita ingin kembangkan energi terbarukan juga. Kita ingin membuat kompetitif teknologi di sini, ini potensial untuk kedua negara, ekonomi kita sangat komplementer berdua," ujar Kim.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri ESDM, Widjajono Partowidagdo mengatakan pihak Korsel memang berencana menanamkan modalnya untuk sektor energi di Indonesia.
"Saya tadi nggak datang ya, tapi ini pandangan saya ya, mereka ingin menanam modal di seluruh Indonesia, nggak hanya kembangkan di Jakarta. Orang Korea itu sudah banyak di Indonesia, di Kebayoran Baru di rumah saya itu banyak sekali. Restoran Korea mengalahi restoran Padang. Mereka ingin kembangkan Indonesia dan ingin kembangkan energi di daerah-daerah," tegasnya.
(nrs/dnl)











































