Kuota BBM Subsidi Bobol, Pemerintah Nombok Rp 4,5 Triliun

Kuota BBM Subsidi Bobol, Pemerintah Nombok Rp 4,5 Triliun

- detikFinance
Selasa, 06 Des 2011 15:53 WIB
Kuota BBM Subsidi Bobol, Pemerintah Nombok Rp 4,5 Triliun
Jakarta - Konsumsi BBM subsidi tahun ini bakal 'jebol' atau melampaui kuota 1,5 juta kiloliter (KL) dari alokasi 40,4 juta KL. Dana tambahan yang harus dikeluarkan pemerintah bakal mencapai Rp 4,5 triliun.

Direktur Eksekutif ReforMiner Indonesia, Pri Agung mengatakan hal ini tidak terlalu mengherankan karena kuota BBM subsidi ini sudah seringkali terjadi dan pasti akan selalu terjadi lagi karena pemerintah tidak kunjung menerapkan kebijakan konkret dalam pengendalian volume dan subsidi BBM.

"Pemerintah tidak berani menaikkan harga BBM subsidi untuk mendorong orang berhemat, menerapkan pembatasan juga maju mundur terus tidak ada kejelasan, menggalakan pemakaian BBG sektor transportasi juga sebatas wacana terus," tutur Pri Agung kepada detikFinance, Selasa (6/12/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama kebijakan tadi belum dilakukan, Pri Agung berani jamin volume konsumsi dan subsidi BBM bakal terus menerus bengkak. Belum lagi perbedaan harga BBM subsidi dan non subsidi sekitar Rp 3.000/liter juga bakal mendorong penyelahgunaan BBM subsidi.

"Itu sebabnya juga mengapa kuota BBM subsidi selalu jebol (terlampaui)" imbuh Pri Agung.

Di tempat terpisah, Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan akan meminta keterangan dari Menteri ESDM, BP Migas, dan Pertamina mengapa volume konsumsi BBM subsidi bisa tembus dari kuota 40,4 juta KL.


(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads