15 Proyek Migas Baru Siap Berproduksi di 2012

15 Proyek Migas Baru Siap Berproduksi di 2012

- detikFinance
Minggu, 18 Des 2011 12:29 WIB
15 Proyek Migas Baru Siap Berproduksi di 2012
Jakarta - Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPMIGAS) mengaku ada 15 proyek migas baru siap berproduksi pada 2012. Total produksinya minyak mencapai 35.200 barel minyak per hari, sedangkan gas, 1.158 juta standar kaki kubik per hari.

Deputi Pengendalian Operasi BPMIGAS Rudi Rubiandini menjelaskan, rata-rata produksi akan dimulai pada pertengahan dan akhir tahun depan. Dengan demikian, terdapat penambahan kontribusi rata-rata tahunan sebesar 400 juta standar kaki kubik per hari dan 15.000 barel minyak per hari.

Rudi menambahkan, 15 proyek ini menjadi salah satu upaya menahan laju penurunan alamiah produksi, khususnya minyak. "Kami ingin menahan laju penurunan dari 12% menjadi 3%," jelas Rudi dalam rilis yang dipublikasikan di Jakarta, Minggu (18/12/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di lain sisi, BPMIGAS juga terus mempercepat pengembangan lapangan baru. Dari lapangan yang rencana pengembangannya (plan of development/PoD) sudah disetujui, maupun dalam proses persetujuan, termasuk lapangan idle Pertamina. Optimasi produksi di lapangan eksisting dan penerapan teknologi tingkat lanjut untuk mengangkat minyak (enhanced oil recovery/EOR) juga terus didorong.

"Kami akan mengupayakan tindakan khusus dan komprehensif yang out of the box untuk penambahan produksi di luar PoD ataupun rencana yang sudah ada," katanya.

Berikut daftar ke-15 proyek migas di 2012 yaitu APN E&F dengan KKKS adalah PHE ONWJ. Proyek mulai berjalan di Triwulan I dengan hasil produksi 50MMSCFD (juta standar kaki kubik gas bumi per hari).
Ada pula Tambang Subsea milik ConocoPhillips. Proyek ini akan berjalan di awal tahun dengan produksi 50 MMSCFD.
Ada pula, Wortel Development, dengan KKKS Santos. Proyek Wortel berjalan awal tahun 2012 dengan produksi MMSCFD dan 750 BOPD (barel minyak per hari).

Masih ada Terang Sirasun Batur milik Kangean Energy, yang menghasilkan 300 MMSCFD dan awal produksi di Triwulan II, lanjut proyek Bawal Subsea dengan KKKS Total E&P Indonesie, yang memproduksi 120 MMSCFD.
Proyek keenam, Peciko 7B juga milik Total E&P Indonesie (122 MMSCFD). Kemudian, Sisi Nubi 2A milik Total E&P Indonesie (122 MMSCFD), KE-39,KE-40,dan KE-54 dengan KKKS PHE WMO (13.600 BOPD). Selain itu ada KF Gas Booster milik Star Energy (10 MMSCFD), dan South Sembakung Gas Plant milik JOB Medco Simenggaris (5 MMSCFD).

Lima proyek sisanya, antaralain Bayan A Field milik Manhattan (15 MMSCFD dan 250 BOPD), Kampung Baru Gas Plant milik Energy Equity Epic (35 MMSCFD), Kuat milik Kondur (9 MMSCFD), Seng Gas Plant Phase 2 milik Kalila Bentu Ltd (30 MMSCFD), dan terakhir South Mahakam 1, 2 dengan KKKS Total E&P Indonesie (250 MMSCFD dan 20.600 BOPD).
(wep/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads