Pembatasan BBM Bersubsidi Abaikan Kesejahteraan Rakyat

Pembatasan BBM Bersubsidi Abaikan Kesejahteraan Rakyat

- detikFinance
Sabtu, 07 Jan 2012 14:04 WIB
Pembatasan BBM Bersubsidi Abaikan Kesejahteraan Rakyat
Jakarta - Pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang akan dilakukan pemerintah dinilai tidak akan mensejahterakan rakyat. Pembatasan BBM jadi alat permainan politik.

Hal ini disampaikan oleh Tulus Abadi, Anggota Pengurus Harian YLKI dalam acara acara Diskusi Polemik Problem BBM di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (7/01/2012)

"Ini politik yang menjadi pertimbangan, bukan masalah mensejahterakan masyarakat, BBM jadi alat stabilitasi politik" katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tulus mengatakan sebelum ada pembatasan, masyarakat sudah kesulitan mendapatkan BBM karena ada disparitas harga sehingga terjadi penyelundupan.

"Sehingga terjadi kenaikan yang besar dari harga yg dipatok pemerintah. Dengan adanya pembatasan subsidi ini saya yakin justru social impact akan lebih besar," tukasnya.

Menurutnya menaikkan harga jauh lebih efektif daripada melakukan pembatasan BBM.

"Tidak ada kebijakan publik yang tidak menimbulkan gejolak sosial masyarakat. Siapapun pasti ada, tergantung bagaimana pemerintah menangani itu," ungkapnya.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads