Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, pemerintah sudah memperhitungkan laju inflasi akibat kenaikan TDL mulai April nanti sehingga pemerintah ingin TDL tetap naik.
"Inflasi sudah diperhitungkan kenaikan TDL sudah diperhitungkan," jelas Hatta di kantor Presiden, Jakarta, Selasa (24/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan itu Hatta mengatakan pemerintah tak bisa menaikkan harga BBM subsidi karena dilarang oleh APBN, kecuali APBN diubah dalam APBN-P nanti.
APBN 2012 menyebutkan pemerintah harus membatasi penggunaan BBM subsidi dengan melarang mobil pribadi di Jawa-Bali menggunakan bensin premium, dan menyiapkan opsi BBG yang lebih murah. Menurut Hatta, tak ada kerugian yang diderita Pertamina karena kebijakan ini.
Hanya permasalahannya, sekarang pemerintah harus menyiapkan secara bertahap semua infrastruktur untuk mendukung kebijakan pembatasan konsumsi BBM subsidi tersebut.
Walau begitu, pemerintah masih harus menunggu persetujuan Komisi VII DPR untuk melaksanakan kebijakan pembatasan konsumsi BBM subsidi dan juga kenaikan TDL sebesar 10%.
Soal TDL, PLN sebelumnya menyatakan tarif listrik di Indonesia lebih murah dibanding negara tetangga. Perbandingannya adalah sebagai berikut:
- Singapura : Rp 1.453/Kwh
- Filipina : Rp 1.149/Kwh
- Vietnam : Rp 848/Kwh
- Malaysia : Rp 829/Kwh
- Thailand : Rp 782/Kwh
- Indonesia : Rp 632/Kwh
(dnl/hen)











































