"Pertamina sudah melakukan persiapan. Di daerah BBM kami telah penuhi dan tidak ada kelebihan. SPBU daerah rawan juga sudah dijaga. Kami imbau masyarakat jangan berlebihan (membeli BBM)," kata Direktur Pemasaran & Niaga Pertamina Djaelani Sutomo di Restoran Bakoel Sunda Jalan Terogong Raya, Jakarta, Rabu (14/3/2012).
Ia menegaskan, stok BBM Premium dan Pertamax aman, menjelang pengumuman kenaikan harga 1 April 2012. Perseroan juga belum membuka kran impor BBM untuk tambahan pasokan karena dianggap masih aman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai harga BBM non subsidi, menurunya penyesuaian harga Pertamax merupakan mekanisme pasar. Pertamina juga tidak dapat memastikan, apakah tanggal 15 Maret mendang adanya kenaikan harga Pertamax.
"Kalau Pertamax kita serahkan kepada mekanisme pasar," tegasnya.
Belakangan ini di sejumlah daerah banyak ditemukan kasus penimbunan BBM bersubsidi. Misalnya di Samarinda Kalimantan Timur ditangkap pelaku penyelundup 12 ton solar bersubsidi, dan beberapa daerah lainnya.
(wep/hen)











































