JK menyatakan, kenaikan harga BBM adalah satu-satunya solusi saat ini yang harus dilakukan pemerintah untuk mengurangi terjadinya defisit APBN.
"Ini bukan soal cocok atau tidak. Sebab saat ini belum ada atau tidak ada cara lain yang bisa mengurangi subsidi atau mengurangi defisit tanpa itu," ungkap JK menjawab pertanyaan wartawan seusai acara International Conference On Sustainable Innovation and International Joint Seminar (ICoSI-IJS) di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Kasihan, Bantul, Senin (19/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita nunggu pemerintah saja. Sebab pemerintah sudah bertekad akan menaikkan harga BBM," kata Ketua Umum PMI Pusat itu.
Menurut kompensasi yang akan diberikan pemerintah kepada rakyat secara prinsip juga sama dengan program BLT terdahulu. Bahkan pemerintah juga sudah berjanji akan memberikan bantuan kompensasi lagi.
Ketika ditanya apakah dirinya termasuk orang setuju adanya kenaikan BBM. Dia mengatakan persoalan bukan setuju atau tidak setuju, namun pemerintah selama 10 tahun ini sudah berkali-kali menaikkan harga BBM.
"Bukan soal setuju tidak setuju. Pemerintah selama 10 tahun ini sudah 7 kali menaikkan harga," pungkas JK.
(bgk/dnl)











































