"Pemadaman bergilir diharapkan bisa dihindari," ujar Menteri Keuangan Agus Martowardojo saat ditemui di DPR RI, Jakarta, Senin (26/3/2012).
Rencananya, dalam RAPBN-P, Agus Marto meminta penambahan subsidi energi untuk PLN sebesar Rp 26 triliun. Namun, hal itu belum disetujui seluruh anggota DPR. Agus Marto menyatakan kalau tidak dapat disetujui, maka anggaran tersebut bisa dikurangi hingga Rp 23 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini, lanjut Agus Marto, dengan catatan PLN melakukan 3 langkah perbaikan.
"Yaitu menyelesaikan investasi-investasi yang belum selesai termasuk yang 10 ribu megawatt tahap 1,yang kedua menjaga agar utang-utang PLN jangan ada yang wan prestasi, terus yang ketiga adalah pemasangan sambungan-sambungan yang 2,5 juta itu tetap bisa tersambung," paparnya.
Agus yakin pembahasan mengenai subsidi bisa diselesaikan dalam beberapa hari ini. Pasalnya, pada tanggal 29 Maret RAPBN-P sudah harus disahkan.
"Iya yakin karena ini kan kita harapkan tanggal 29 sudah sedang paripurna. Jadi kita 3 hari Senin, Selasa, Rabu ini untuk postur anggaran, menyelesaikan panja pemerintah pusat, panja transfer daerah, pembicaraan dengan masing-masing kementerian, terus nanti kita bawa ke sidang paripurna nanti Kamis," pungkasnya.
Hari ini, PLN kembali melakukan pemadaman di wilayah Warung Buncit Raya, Jakarta Selatan. Pemadaman dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB.
(nia/ang)











































