Pemerintah menyatakan para pemilik mobil mewah sekelas Alphard atau Jaguar seharusnya malu jika masih menggunakan bensin premium yang masih disubsidi.
Hal ini disampaikan oleh Menteri ESDM Jero Wacik di kantor presiden, Jakarta, Selasa (3/4/2012).
"Itu kan ya mestinya malu. Subsidi disediakan pemerintah untuk BBM itu untuk yang tidak mampu. Tapi yang menyedot paling banyak 70 persen disedot oleh yang mampu. Jadi ratusan triliun uang jatuhnya ke yang mampu," tutur Jero.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara yang punya 3 mobil, kaya, sudah menengah atas, punyalah perasaan untuk jangan membeli yang bersubsidi, belilah pertamax atau sejenisnya. Nah, yang subsidi kita cadangkan untuk yang menengah bawah, karena batasnya 40 juta kiloliter," cetus Jero.
Selain itu, Jero juga meminta agar masyarakat menghemat penggunaan listrik karena BBM dan listrik merupakan dua komponen subsidi yang masih besar jumlahnya.
(/)











































