Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, harus ada kebijakan untuk menjaga konsumsi BBM subsidi tak melebihi jatah 40 juta kiloliter (KL) di 2012. Salah satu cara yang dibahas adalah pembatasan konsumsi BBM subsidi seperti pada mobil cc tertentu.
"Kalau tidak ada kebijakan, tidak ada pengendalian, maka subsidi energi akan mencapai Rp 340 triliun. Itu artinya mendorong defisit anggaran jauh di atas 3 persen," jelas Hatta di kantor presiden, Jakarta, Selasa (24/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini belum jelas bagaimana bentuk pembatasan BBM subsidi yang akan diputuskan pemerintah dan mulai kapan kebijakan akan berlaku.
Sementara itu di tempat yang sama, Anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Aviliani mengatakan pihaknya meminta kepada Presiden SBY agar tidak menaikkan harga BBM subsidi sampai akhir tahun, agar ada kepastian bagi investor dan masyarakat.
"Sebaiknya harga tidak naik tapi pembatasan BBM. Dengan adanya pembatasan itu diharapkan ada kepastian juga investor, kalau nanti naiknya tidak jelas," tukas Aviliani.
(dnl/hen)











































