Wah! Tanpa Pembatasan BBM, Subsidi Energi 'Jebol' Jadi Rp 340 Triliun

Wah! Tanpa Pembatasan BBM, Subsidi Energi 'Jebol' Jadi Rp 340 Triliun

- detikFinance
Selasa, 24 Apr 2012 19:36 WIB
Wah! Tanpa Pembatasan BBM, Subsidi Energi Jebol Jadi Rp 340 Triliun
Jakarta - Presiden SBY saat ini tengah mencari cara mengamankan anggaran negara karena harga BBM subsidi batal naik jadi Rp 6.000 per liter. Jika tak ada cara menahan konsumsi BBM subsidi, anggaran subsidi energi bisa jebol jadi Rp 340 triliun.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, harus ada kebijakan untuk menjaga konsumsi BBM subsidi tak melebihi jatah 40 juta kiloliter (KL) di 2012. Salah satu cara yang dibahas adalah pembatasan konsumsi BBM subsidi seperti pada mobil cc tertentu.

"Kalau tidak ada kebijakan, tidak ada pengendalian, maka subsidi energi akan mencapai Rp 340 triliun. Itu artinya mendorong defisit anggaran jauh di atas 3 persen," jelas Hatta di kantor presiden, Jakarta, Selasa (24/4/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam APBN-P 2012 juga disetujui soal subsidi energi Rp 225 triliun dengan rincian subsidi BBM Rp 137 triliun, subsidi listrik Rp 65 triliun, dan cadangan risiko fiskal energi Rp 23 triliun.

Sampai saat ini belum jelas bagaimana bentuk pembatasan BBM subsidi yang akan diputuskan pemerintah dan mulai kapan kebijakan akan berlaku.

Sementara itu di tempat yang sama, Anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Aviliani mengatakan pihaknya meminta kepada Presiden SBY agar tidak menaikkan harga BBM subsidi sampai akhir tahun, agar ada kepastian bagi investor dan masyarakat.

"Sebaiknya harga tidak naik tapi pembatasan BBM. Dengan adanya pembatasan itu diharapkan ada kepastian juga investor, kalau nanti naiknya tidak jelas," tukas Aviliani.


(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads