Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, kendaraan hybrid memiliki teknologi hemat bahan bakar. Namun harganya saat ini masih mahal dan tak terjangkau masyarakat.
"Kendaraan hybrid sudah ada, tapi mahal oleh sebab itu harus ada insentif fiskal pajak, agar kendaraan-kendaraan yang berteknologi tinggi hybrid itu, hemat energi, hemat bahan baar bisa digunakan masyarakat," kata Hatta di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita harus berpikir jangka panjang yaitu dengan menggunakan teknologi yang hemat bahan bakar. Kebocoran-kebocoran itu harus tetap kita kendalikan, jangan kita lengah," jelas Hatta.
Pemerintah ingin agar ke depan masyarakat tak lagi bergantung kepada BBM yang harganya semakin mahal dan subsidinya besar.
(dnl/hen)











































