Mantan Menteri ESDM: Trader Minyak Main dengan Mafia Impor

Mantan Menteri ESDM: Trader Minyak Main dengan Mafia Impor

- detikFinance
Rabu, 09 Mei 2012 16:45 WIB
Mantan Menteri ESDM: Trader Minyak Main dengan Mafia Impor
Jakarta - Mantan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kuntoro Mangkusubroto ikut angkat bicara soal desakan agar PT Pertamina tak mengimpor BBM melalui perantara (trader) melainkan langsung ke produsen minyak.

Ia mengungkapkan trader minyak atau pedagang minyak kelakuannya memang bermain dengan mafia minyak. Menurut Kuntoro sudah seharusnya PT Pertamina (Persero) membeli minyak bukan dari pedagang melainkan langsung dari produsen minyaknya.

"Mestinya begitu (Pertamina) beli minyak langsung dari produsen minyak," kata Kuntoro ketika ditemui di Kantor Sekretaris Negara, Rabu (9/5/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Kuntoro, sudah hal biasa bagi para trader minyak bermain dengan para mafia impor minyak. Hal ini menurutnya karena kelakuan pedagang minyak seperti itu.

"Mestinya begitu, pedagang main dengan mafia, ya karena kelakuannya begitu, jadi nggak ada masalah dengan itu, untuk itu sekarang kita atur bagaimana," ujar Kuntoro.

Ia menyarankan kepada Pertamina sudah seharusnya tidak membeli minyak dari para pedagang minyak. "Tapi pada dasarnya mau beli dari mana saja, mau produsen mana saja, terserah, tetapi yang penting transparan, akuntabel dan paling murah untuk rakyat," jelas Kuntoro yang merupakan Kepala Unit Kerja Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4).

Sebelumnya Menteri BUMN Dahlan Iskan meminta Pertamina tak membeli minyak dari pedagang. "Soal Pertamina, soal kemungkinan Pertamina mengimpor BBM dan minyak mentah dari sumbernya, tidak dari pedagang," ujar Dahlan kemarin.

Menurut Dahlan, sebuah perusahaan besar sebaiknya membeli bahan baku langsung dari produsennya.

"Ya Pertamina kan perusahaan besar masak beli minyak dari pedagang, perusahaan besar sebaiknya membeli langsung dari sumbernya. saya suruh mempelajari karena kalau di swasta, perusahaan besar itu beli dari sumbernya," ujarnya.

(rrd/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads