"Makanya saya heran, hari ini akan ada inspeksi sidak ke pasar karena kemarin kita menambah 520 (elpiji 3 kg) di satu tempat itu yang dibeli hanya 20. Jadi sebetulnya di situ jenuh, ini saya tidak tahu siapa yang bermain," tutur Karen di Istana Negara, Jakarta, Kamis (7/6/2012).
Dikatakan Karen, saat pasokan elpiji langka, Pertamina menambahkan distribusi elpiji 3 kg di atas normal, dan sekarang malahan pasokan elpiji 3 kg sudah ditambah 2 kali lipat dari biasanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, sampai saat ini dia bingung kenapa elpiji 3 kg bisa langka seperti yang terjadi belakangan ini.
"Misal di toko ini kemarin sempet ada rush, rush-nya dipakai apa, masih belum tahu. Hari ini kita sidak di 50 lokasi, ada kemarin seperti Cianjur, Sukabumi kita drop 520 tabung yang dibeli cuma 20, berarti yang menggunakan sudah cukup, ke mana larinya? Ini sedang dievaluasi," tegas Karen.
(dnl/ang)











































