"Tahun depan Pertamina akan menerapkan smartcard kepada setiap kendaraan yang membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) di tiap SPBU. Dana yang disiapkan sekitar Rp 1-2 triliun," ujar Dahlan ketika ditemui di Gedung DPR, Rabu (27/6/2012).
Dahlan menjelaskan nantinya dengan smartcard tersebut akan diketahui konsumsi BBM setiap kendaraan per tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya, lanjut Dahlan, pihak Pertamin akan melakukan tender untuk proyek smartcard tersebut.
"Tendernya nanti 1 paket (Smartcard dan Infrastrukturnya) karena satu Indonesia harus sama, kalau dirasa berat perusahaan yang ikut tender bisa dengan konsorsium," tambahnya.
Diakui Dahlan, memang penerapan smartcard nantinya akan dirasa berat penerapannya di lapangan.
"Tapi itu harus dilakukan, dan AKR saja bisa kenapa Pertamina tidak, nanti cara kerjanya akan mirip dengan punya AKR," tandasnya.
(rrd/nia)











































