Pemerintah Pastikan Target Produksi Minyak Gagal Lagi Tahun Ini

Pemerintah Pastikan Target Produksi Minyak Gagal Lagi Tahun Ini

Ramdhania El Hida - detikFinance
Jumat, 06 Jul 2012 08:53 WIB
Pemerintah Pastikan Target Produksi Minyak Gagal Lagi Tahun Ini
Ilustrasi foto: Reuters
Jakarta - Pemerintah mengakui produksi minyak kembali tidak memenuhi target yang ditetapkan dalam APBN-P tahun 2012 ini, yaitu sebesar 930 ribu barel per hari (bph).

Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyebutkan realisasi lifting minyak pada semester-I 2012 (periode Desember 2011-Mei 2012) rata-rata sebesar 877,3 ribu bph. Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama tahun lalu sebesar 879 ribu bph.

"Realisasi lifting minyak mentah Indonesia masih di bawah target yang ditetapkan," ujar Agus Marto di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (5/7/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat realisasi pada semester-I 2012 tersebut, Agus Marto memperkirakan lifting minyak mentah Indonesia hanya mencapai 900 ribu bph hingga akhir tahun. Pencapaian tersebut kembali di bawah target APBN-P 2012 sebesar 930 ribu bph.

Pada tahun 2011 lalu, realisasi produksi minyak mentah juga di bawah target APBN-P 2011. Produksinya hanya mencapai 905 ribu bph, jauh di bawah target APBN-P 2011 sebesar 945.000 bph.

Lebih lanjut, Agus Marto memaparkan untuk harga minyak WTI dan Brent periode Januari hingga Juni masing-masing mencapai rata-rata USD98,2 per barel dan US$ 113,6 per barel. Lalu untuk ICP pada periode yang sama mencapai rata-rata sebesar US$ 117 per barel atau lebih tinggi dari realisasi harga ICP semester-I 2011 yang rata-ratanya US$ 111 per barel.

Dengan demikian, rata-rata harga ICP diperkirakan berada pada kisaran US$ 110 per barel hingga akhir tahun atau lebih tinggi dari asumsi APBNP 2012 sebesar US$ 105 per barel.

(nia/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads