Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Power Purchase Agreement antara PLN dengan PT LBE. Direktur PLN, Nur Pamudji mengatakan apabila PLTU Banten ini selesai, energinya bisa memasok kebutuhan listrik Jawa-Bali sebesar 4380 GWH per tahun.
"Ini salah satu upaya meningkatkan kapasitas pasokan listrik, utamanya kelistrikan Jawa-Bali," ungkap Nur Pamudji saat ditemui di Kantor PLN Pusat, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Selasa (9/7/12).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Proyeknya ini akan selesai 2017 nanti, makin cepat selesai makin bagus," tambahnya.
Untuk harga yang disepakati dalam perjanjian ini, PLN harus membayar 5,999 cUS$/kwh selama 25 tahun masa kontrak. Setelah itu, pembangkit ini nantinya akan sepenuhnya milik PLN.
"Harganya 5,99 sen dollar per kwh pada asumsi harga batubara 58 dollar per ton. Ini harga yang cukup bagus," tambahnya.
Seperti diketahui, PT Lestari Banten Energi adalah Perusahaan Modal Asing (PMA) yang didirikan oleh Lestari Listrik Pte Ltd, yang merupakan anak usaha dari Genting Berhad, dari Malaysia.
(dru/dnl)











































