PLN Keluhkan 'Perselingkuhan' Perusahaan Tambang Soal Power Plant

PLN Keluhkan 'Perselingkuhan' Perusahaan Tambang Soal Power Plant

Rista Rama Dhany - detikFinance
Senin, 16 Jul 2012 10:54 WIB
PLN Keluhkan Perselingkuhan Perusahaan Tambang Soal Power Plant
Jakarta - PT PLN (Persero) mengeluhkan sering terjadinya praktek 'perselingkuhan' antara pemilik perusahaan tambang batubara terhadap proyek power plant alias pembangkit listrik. Pasalnya, pemilik tambang lebih memilih mengekspor batubaranya ke luar negeri ketimbang mengalokasikan hasil tambangnya ke pembangkit listrik.

"Banyak masalah yang kita hadapi saat ini di proyek power plant karena terjadinya perselingkuhan yang dilakukan pemilik tambang, sehingga pasokan batubara ke pembangkit listrik berkurang," kata Direktur Utama PLN, Nur Pamudji di International Seminar & Workshop "Public Private Partnership For Power Pant," di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Senin (16/7/2012).

Dikatakan Nur Pamudji, maraknya praktek perselingkuhan tersebut dikarenakan pemilik tambang tergiur harga batubara internasional yang lebih tinggi dibandingkan harga domestik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini membuat pemilik tambang lebih tergiur mengekspor batubaranya dibandingkan memasok batubara ke pembangkit listrik (PLTU)," ucap Nur.

Padahal kata Nur, antara pemilik tambang dengan PLN atau pihak swasta yang mengelola PLTU sudah terjadi kontrak.

"Namun godaan harga yang lebih tinggi ini membuat pemilik tambang sering ingkat janji," tandasnya.

(rrd/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads