Ultah ke-10, BP Migas Merasa Beri Banyak Manfaat Untuk RI

Ultah ke-10, BP Migas Merasa Beri Banyak Manfaat Untuk RI

- detikFinance
Senin, 16 Jul 2012 17:06 WIB
Ultah ke-10, BP Migas Merasa Beri Banyak Manfaat Untuk RI
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) telah berusia 10 tahun. Lantas apa hasil yang didapatkan lembaga yang sempat diminta dibubuarkan tersebut?

Kepala BP Migas R. Priyono mengatakan, selama satu dasawarsa penuh BP Migas berhasil mempersembahkan penerimaan negara dari sektor hulu Migas yang lebih tinggi dibandingkan target yang ditetapkan pemerintah melalui APBN.

"Pencapaian tertinggi diperoleh pada tahun 2008 sebesar US$ 35,3 miliar, yang artinya mencapai 115% dari target APBN. Pada tahun 2011 lalu, penerimaan pemerintah lebih tinggi yaitu US$ 35,7 miliar, namun persentase terhadap target APBN hanya 110%," kata Priyono dalam sambutannya di Ulang Tahun ke 10 BP Migas di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Senin (16/7/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Priyono, melalui kerjasama yang lebih erat dengan Kontraktor Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS), BP Migas juga berhasil menurunkan laju penurunan produksi alamiah dari perhitungan teknis yang seharusnya sebesar 12% per tahun menjadi rata-rata hanya 3% sampai 4% per tahun.

"Kami juga berhasil menurunkan laju penurunan produksi alamiah dari perhitungan teknis yang seharusnya sebesar 12% per tahun menjadi hanya 3%-4%," ujarnya.

Keberhasilan atau manfaat keberadaan BP Migas bagi negara lainnya kata Priyono, keberhasilan BP Migas mendukung program diversifikasi dari minyak ke gas yang dilansir pemerintah.

"Melalui usaha yang cukup kuat, peningkatan produksi gas pada beberapa tahun terakhir ini lebih banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan gas domestik. Komitmen yang kuat menjadikan gas yang dikonsumsi untuk dalam negeri dapat ditingkatkan cukup signifikan dalam 10 tahun terakhir, yaitu dari sebelumnya hanya 1.518 mmscfd pada tahun 2002 menjadi 4.375 mmscf pada tahun 2012, atau naik hampir 3 kali lipat," ungkap Priyono.

Keberhasilan lainnya adalah meningkatkan pengawasan dan pengendalian penggunaan barang dan jasa secara signifikan. Sejak 2010 penggunaan TKDN (tingkat komponen dalam negeri) telah di atas 60% dari komitmen belanja tahun berjalan.

"Tingginya komitmen penggunaan TKDN di sektor hulu migas tersebut, telah mengantarkan Kementerian ESDM menerima Peringkat Pertama Anugerah Cinta Karya Bangsa untuk tingkat lembaga pemerintah dari Presiden. Ke depan, kami tetap berkomitmen meningkatkan penggunaan TKDN agar dapat memacu pengembangan industri barang dan jasa penunjang hulu migas dalam negeri," tambahnya.

Menurut Priyono, keberhasilan tersebut dia tas hanya sebagian kecil keberhasilan dan manfaat kenberadaan BP Migas bagi negara.

"Masih banyak lagi manfaat keberadaan BP Migas bagi negeri ini," tandasnya.
Menurut BP Migas, setidaknya ada delapan pencapaian yang telah dicapai BP Migas dalam 10 tahun terakhir, yaitu:
  1. Penerimaan Negara yang selalu lebih tinggi dibanding target yang ditetapkan pemerintah melalui APBN. Pencapaian tertinggi diperoleh pada tahun 2008 yaitu 115 persen dari target.
  2. Dapat menurunkan laju penurunan produksi alamiah dari perhitungan teknis dari yang seharusnya sebesar 12 persen per tahun menjadi rata-rata 3-4 persen per tahun.
  3. Mendukung program diversifikasi dari minyak ke gas. Volume gas untuk dalam negeri meningkat cukup signifikan selama 10 tahun, dari sebelumnya hanya 1.518 juta kaki kubik per hari pada tahun 2002 menjadi 4.375 juta kaki kubik per hari pada 2012, atau naik hampir 3 kali lipat.
  4. Meningkatkan penggunaan barang dan jasa secara signifikan, rata-rata di atas 60 persen. Hal ini memicu pengembangan industri barang dan jasa penunjang hulu migas dalam negeri.
  5. Pemberdayaan perbankan nasional sejak tahun 2009. Hasilnya, sampai akhir tahun 2011 nilai transaksi melalui perbankan nasional sebesar US$ 14,9 miliar, sementara besaran dana Abandonment and Site Restoration (ASR) yang disimpan telah mencapai US$232 juta.
  6. Sejak tahun 2009 berhasil menciptakan tambahan penghematan dari pembelian barang dan jasa yang dilakukan bersama KKKS dan melalui pengelolaan inventori yang lebih terintegrasi. Sampai pertengahan tahun 2012, nilai penghematan yang dihasilkan dari kegiatan-kegiatan tersebut sebesar US$413,52 juta.
  7. Berhasil menjaga komitmen investasi Kontraktor KKS. Namun komitmen ini dilakukan tanpa mengurangi bagian Negara karena dijaga agar cost recovery tetap pada kisaran antara 22 sampai 25 persen dari gross revenue.
  8. Untuk mencetak tenaga minyak nasional yang berkualitas tinggi, BPMIGAS saat ini sedang bekerjasama dengan universitas merealisasikan program National Capacity Building (NCB). Pengembangan juga dilakukan di KKKS melalui program internasionalisasi dan sebagainya.
Β 
(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads