Demikian disampaikan Manajer Komunikasi, Hukum, dan Administrasi PT PLN Distribus Jawa Timur, Noerdajanto kepada detikFinance, Selasa (24/7/2012).
"Kami informasikan bahwa listrik mati di lapangan Gelora Bung Tomo tadi saat pertandingan karena menggunakan genset milik lapangan GBT sendiri," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, pertandingan Persebaya melawan QPR harus dihentikan sekitar 13 menit. Hal ini karena lampu stadion GBT mati pada menit ke-36 babak pertama. Pada saat itu, kedudukan Persebaya dan QPR imbang 1-1. Bahkan sejak pemanasan, lampu stadion megah yang terletak di Surabaya ini sempat mati dua kali.
(nia/hen)










































