"Kenaikan harga BBM non subsidi kali ini dikarenakan dua faktor, pertama adanya peningkatan geliat ekonomi Amerika Serikat, yang berdampak pada meningkatnya kebutuhan minyak yang lebih banyak," kata Angota Komite Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Ibrahim Hasyim kepada detikFinance, Kamis (16/8/2012).
Dikatakan Ibrahim, selain akibat dampak geliat ekonomi AS, faktor lainnya yakni negara-negara OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) tetap bertahan dengan kesepakatan kuota produksi masing-masing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ibrahim, hal inilah yang menyebabkan kenaikan harga minyak dunia, sementara harga pertamax di Indonesia selalu fluktuasi mengikuti harga Mid Oil of Platts Singapore (MOPS).
"Sementara harga Pertamax selalu mengalami fluktuasi harga MOPS," tandasnya.
(rrd/hen)











































