Tarif Listrik Naik, Wamenkeu: Kita Menghitung Dengan Skenario

Tarif Listrik Naik, Wamenkeu: Kita Menghitung Dengan Skenario

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Kamis, 30 Agu 2012 12:51 WIB
Tarif Listrik Naik, Wamenkeu: Kita Menghitung Dengan Skenario
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Pemerintah menyampaikan rencana kenaikan Tarif Tenaga Listrik (TTL) sekitar 15% tahun depan, yang dicicil bertahap tiap tiga bulan (triwulan). Kenaikan tarif listrik agar subsidi tepat sasaran.

Demikian disampaikan Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Kamis (30/8/2012).

"(Kenaikan TTL) Ini justifikasi. Nanti akan disampaikan saat pembahasan di DPR. Argumennya juga, tetapi waktu menghitung, kita juga menghitung dengan skenario. Menghitung dengan harga input untuk pembangkit listrik dan sebagainya, bauran energi bagaimana," kata Anny.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Prinsipnya pasti akan dilihat kembali. Kan waktu diajukan, dihitung dengan asumsi. Lihat saja nanti di pembahasan. Ekonomi global, domestik bergerak. Ini semua yang dilakukan. Namun tetap menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tetap berlangsung pada tingkat 6,8%," paparnya.

Kenaikan TTL bertujuan memaksimalkan sasaran anggaran subsidi yang tepat.

"Itu untuk menjaga kesehatan fiskal dan juga ada beberapa space yang lebih banyak untuk belanja infrastruktur. Kan semua sudah sepakat belanja infrastruktur harus didorong. Bahwa subsidi BBM dan energi harus well targeted," ucap Anny.

Dengan kenaikan tarif listrik ini tiap triwulan ini, maka akan ada pengurangan subsidi listrik sebesar Rp 12 triliun tahun depan.

(wep/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads