Jero: Kalau BBM dan Listrik Tetap Murah, Setengah Mati Nyuruh Hemat!

Jero: Kalau BBM dan Listrik Tetap Murah, Setengah Mati Nyuruh Hemat!

Rista Rama Dhany - detikFinance
Kamis, 30 Agu 2012 14:22 WIB
Jero: Kalau BBM dan Listrik Tetap Murah, Setengah Mati Nyuruh Hemat!
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengungkapkan selama harga BBM subsidi dan tarif listrik masih murah, akan sulit meminta orang untuk menghemat.

"Kalau BBM dan listriknya murah, maka setengah mati menyuruh orang untuk menghemat (BBM dan listrik)," kata Jero dalam sambutannya di acara Sosialisasi Tentang Pelarangan Penggunaan BBM Bersubsidi di Sektor Pertambangan dan Perkebunan di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (30/8/2012).

Padahal, langkah penghematan penting karena saat ini subsidi energi dalam APBN sudah mencapai Rp 300 triliun, dari total anggaran APBN Rp 1.400 triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sangat sayang Rp 300 triliun hanya untuk subsidi, kata orang Jawa eman-eman. Berkurang kemampuan kita untuk bangun infrastruktur, bangun ekonomi negara ini," ucapnya.

Namun cara untuk mengurangi subsidi salah satunya menaikkan harga BBM dan tarif listriknya.

"Tapi kalau mau kurangi subsidinya ya naikkan harga BBM-nya ya naikkan tarif listriknya. Kalau harganya mahal orang akan berpikir ulang kalau mau boros, mending berhemat," katanya.

Tetapi kata Jero, untuk menaikan harga tidak mungkin semudah tahun-tahun lalu, harus izin dengan DPR dan belum tentu DPR setuju.

"Untuk mengurangi subsidi tersebut jalan satu- satunya ya dengan hemat, dan dimulai dari kendaraan pemerintah, dan 1 September 2012 ini dimulai pembatasan untuk kendaraan pertambangan dan perkebunan. Awalnya memang ada beberapa yang enggan, tapi ini harus, wajib dilakukan, kita harus hemat dengan keras," tandasnya.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads