Selain Shell, stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) asing lain yang mengikuti jejak Pertamina adalah Total. Mulai 1 September 2012, harga BBM non subsidi di SPBU Pertamina telah mengalami kenaikan rata-rata sebesar Rp 200/liter.
Pada SPBU Shell di daerah Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, terjadi kenaikan harga untuk BBM jenis super dibandrol Rp 9.900/liter dari sebelumnya sebesar Rp 9.650/liter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut salah seorang petugas SPBU Shell, kenaikan harga BBM non subsidi di SPBU Shell mulai berlaku pada hari ini.
"Ada kenaikan, semua naik per awal September. Mulai naik hari ini," kata petugas SPBU Shell yang enggan diungkap namanya kepada detikfinance, Sabtu (1/9/2012).
Hal sama juga terjadi di SPBU asing lainnya, yaitu Total yang berlokasi di daerah Buncit Raya, Jakarta Selatan. Harga BBM baru itu juga mulai berlaku hari ini.
Harga BBM non subsidi jenis performance 92 dipatok Rp 9.900/liter dari sebelumnya sebesar Rp 9.600/liter. Selain itu, juga terjadi kenaikan untuk jenis performance 95 yang dijual Rp 10.600/liter dari sebelumnya sebesar Rp 10.300/liter.
Sedangkan untuk jenis performance diesel dijual sebesar Rp 10.800 dari sebelumnya dipatok Rp 10.350/liter.
Sementara itu untuk SPBU Pertamina harga BBM non subsidi jenis pertamax plus 95, dibandrol Rp 10.200/liter yang sebelumnya dijual Rp 10.000/liter. Sedangkan untuk Pertamax 92 dijual dengan harga Rp 9.700/liter dari sebelumnya sebesar Rp 9.500/liter.
(hen/ang)











































