Harga BBM dan Listrik Terlalu Murah, Kadin Minta Subsidi Dicabut

Harga BBM dan Listrik Terlalu Murah, Kadin Minta Subsidi Dicabut

Rista Rama Dhany - detikFinance
Rabu, 19 Sep 2012 14:33 WIB
Harga BBM dan Listrik Terlalu Murah, Kadin Minta Subsidi Dicabut
Jakarta - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Suryo Bambang Sulisto mengungkapkan pengusaha setuju dan mendukung apabila subsidi energi seperti BBM dan listrik dicabut. Pasalnya, dengan harga energi yang murah dan berlangsung lama akan berdampak negatif bagi negeri ini.

"Kita ini kan pakar bisnis, pelaku bisnis, orang bisnis, jadi kita paham, bahwa selama ini yang nikmati energi yang murah ini siapa? ya kita-kita ini para pengusaha dan orang yang mampu juga," kata Suryo ketika ditemui di acara Halal Bihalal Kadin Indonesia, di JW Marriot, Jakarta, Rabu (19/9/2012).

Dikatakan Suryo, pengusaha juga menyadari dengan kondisi harga biaya energi di dalam negeri yang sangat murah dibandingkan harga pasar internasional tidak baik bagi negara ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan harga energi yang murah ini, justru kita (pengusaha) tidak setuju kalau ini berlangsung lama, karena tidak baik bagi negara ini, untuk itu, marilah kita koreksi sekaligus, hilangkan saja subsidi energi ini, jadikan saja dengan harga pasar, karena mayoritas yang memanfaatkan (harga energi murah) orang-orang yang mampu," tutur Suryo.

Menurut Suryo, para pengusaha di Indonesia ini sudah mampu dan siap untuk membeli biaya energi (BBM dan Listrik) sesuai harga internasional.

"Kita bisa kok beli sesuai harga pasar internasional," ujarnya.

Namun tidak ada satupun di negara ini yang bersih dari subsidi, subsidi itu tetap harus ada, namun kata Suryo subsidi tersebut harus tetap sasaran, kalau subsidi ke BBM sangat tidak tepat.

"Subsidi tetap harus ada, tapi jangan ke BBM, tapi ke Infrastruktur, pendidikan dan sektor lainnya. Artinya subsidi energinya yang dicabut direlokasi, direlokasi ke infrastruktur dan pendidikan, tidak dihilangkan begitu saja," tandasnya.

(rrd/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads