"Kita ini kan pakar bisnis, pelaku bisnis, orang bisnis, jadi kita paham, bahwa selama ini yang nikmati energi yang murah ini siapa? ya kita-kita ini para pengusaha dan orang yang mampu juga," kata Suryo ketika ditemui di acara Halal Bihalal Kadin Indonesia, di JW Marriot, Jakarta, Rabu (19/9/2012).
Dikatakan Suryo, pengusaha juga menyadari dengan kondisi harga biaya energi di dalam negeri yang sangat murah dibandingkan harga pasar internasional tidak baik bagi negara ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Suryo, para pengusaha di Indonesia ini sudah mampu dan siap untuk membeli biaya energi (BBM dan Listrik) sesuai harga internasional.
"Kita bisa kok beli sesuai harga pasar internasional," ujarnya.
Namun tidak ada satupun di negara ini yang bersih dari subsidi, subsidi itu tetap harus ada, namun kata Suryo subsidi tersebut harus tetap sasaran, kalau subsidi ke BBM sangat tidak tepat.
"Subsidi tetap harus ada, tapi jangan ke BBM, tapi ke Infrastruktur, pendidikan dan sektor lainnya. Artinya subsidi energinya yang dicabut direlokasi, direlokasi ke infrastruktur dan pendidikan, tidak dihilangkan begitu saja," tandasnya.
(rrd/dru)











































