"Dalam setahun belanja investasi BP Migas mencapai US$ 15 miliar, itu digunakan untuk berbagai hal. Nah, untuk proyek baru tiap tahunnya ada sekitar US$ 5 miliar," kata Deputi Pengendalian Operasi BP Migas, Gde Pradyana, di sela The 12th Gas information Exchange In The Western Pacifik Area (Gasex 2012), Nusa Dua, Bali, Selasa (9/10/2012).
Dikatakan Gde, US$ 15 miliar tersebut tidak semua untuk proyek baru. Ini terdiri dari berbagai macam hal seperti untuk perbaikan, perawatan, investasi, pengadaan dan lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun pemberian proyek migas tidak dilakukan begitu saja. Tetap harus melalui mekanisme tender. "Harus tetap dengan mekanisme tender, artinya perusahaan BUMN juga bersaing dengan perusahaan asing maupun lokal," ujarnya.
Atas permintaan Dahlan Iskan, BP Migas tentu akan memberi kemudahan agar proyek-proyek Migas diutamakan untuk kontraktor nasional.
"Tentu ada kemudahan bagi kontraktor nasional agar proyek migas dimenangkan olehnya. Tetapi tetap harus melalui mekanisme tender, jadi silahkan 'kue' US$ 5 miliar diperebutkan," tandasnya.
(rrd/wep)











































