“Kami ganti seluruh pipa minyak dari Tempino-Plaju ke Kilang Plaju sepanjang 265 km, pengerjaan pergantian pipa tersebut menghabiskan dana US$ 85 juta,” kata Direktur Operasi Pertagas, Gusti Azis, ketika ditemui di sela The 12th Gas information Exchange in The Western Pacifik Area (Gasex 2012), Nusa Dua, Bali, Selasa (9/10/2012).
Dikatakan Gusti, diharapkan pengerjaan proyek pergantian pipa tersebut bisa selesai dalam tahap uji coba pada Desember 2012. “Harapan kami Desember 2012 commisioning sudah bisa dilakukan,” ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Nantinya pipa seluruhnya akan kami tanam di dalam tanah, serta dipasangi alat kontrol, sehingga jika ada kebocoran atau illegal tapping maka sudah bisa langsung diketahui dimana letaknya, kalau saat ini kan kita menyisir secara manual,” tandas Gusti.
Sebelumnya, akibat pencurian minyak melalui illegal tapping di Tempino-Plaju Pertamina menderita kerugian besar. Puncak pencurian terjadi pada Juni-Juli dimana Pertamina kehilangan minyak mencapai 4.000 barel per hari.
(rrd/ang)











































