Investasi Pengeboran Migas di RI Bakal Capai Rp 135 Triliun di 2012

Investasi Pengeboran Migas di RI Bakal Capai Rp 135 Triliun di 2012

Ramdhania El Hida - detikFinance
Rabu, 17 Okt 2012 13:05 WIB
Investasi Pengeboran Migas di RI Bakal Capai Rp 135 Triliun di 2012
Jakarta - Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) memperkirakan, nilai investasi pada industri hulu migas mencapai US$ 15,08 miliar atau sekitar Rp 135 triliun tahun ini. Lebih tinggi dari 2011 sebesar US$ 14,02 miliar.

"Sebagian besar investasi digunakan untuk menunjang kegiatan operasi dan pengembangan lapangan serta pembiayaan proyek-proyek besar," ujar Kepala BP Migas R. Priyono dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR yang dilakukan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (17/10/2012).

Priyono menjelaskan, investasi itu telah masuk dalam beberapa proyek besar di hulu migas dalam 5 tahun terakhir (2006-2011). Termasuk di antaranya adalah Blok Cepu yang dikembangkan oleh Mobil Cepu Ltd.; North Belut oleh ConocoPhillips; Tangguh oleh BP Indonesia; dan Tunu 13 B serta Peciko 6 A oleh Total E&P Indonesie.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Proyek-proyek tersebut memberikan kontribusi pada profil produksi/lifting migas hingga saat ini, yang masih di atas 2 Juta BOEPD (barel setara minyak per hari), dan juga menaikkan besaran investasi di sektor hulu migas," jelasnya.

Priyono menambahkan proyek-proyek besar di sektor hulu migas tersebut di dominasi oleh proyek gas.

"Ke depan, dalam rangka mempersiapkan langkah-langkah penyesuaian dalam pemanfaatan 'energy mix' di masa mendatang, akan dilakukan langkah-langkah untuk lebih banyak lagi pemanfaatan sumber daya alam gas," ujarnya.

Selain itu, Priyono mengharapkan pemerintah dan masyarakat dapat menjaga situasi dan kondisi di sekitar proyek minyak dan gas

"Kalau demo terus di Mahakam bagaimana mau masuk mereka," tegas Priyono.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads