Kepala BP Migas R. Priyono menyebutkan, realisasi produksi gas tersebut berasal dari proyek South Mahakam-Total EP, Pondok Makmur dan Gundih-PEP, Lapangan Rubi-Pearl Oil, dan Lapangan Anoa-Premier.
"Jadi produksi gas tahun ini menurun 0,04 persen dibandingkan tahun 2011, tapi akan naik pada tahun 2013," ujarnya dalam Rapat dengan Komisi VII DPR yang diadakan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (17/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain gas, produksi minyak tahun depan ditargetkan mencapai 900 ribu barel per hari (bph). Maka produksi migas Indonesia tahun depan direncanakan sebesar 2.452 juta barel setara minyak per hari(MBOEPD)
Jumlah tersebut naik dibandingkan perkiraan produksi minyak dan gas tahun ini yang hanya mencapai 2.367 MBOEPD, atau turun 1,6% dari realisasi produksi minyak dan gas tahun lalu sebesar 2.405 MBOEPD.
(nia/dnl)











































