Asosiasi juga berkomitmen menjamin kelangsungan aktivitas operasi produksi minyak dan gas, serta pendapatan dan pasokan energi bagi negara. Tapi, IPA meminta situasi ini segera diselesaikan untuk menghindari ketidakpastian.
"IPA berharap bahwa kondisi ini dapat segera diselesaikan untuk menghindari ketidakpastian. IPA ingin menegaskan kembali bahwa industri membutuhkan segera arahan dan petunjuk dari pemerintah untuk mengurangi dampak potensial bagi investasi minyak dan gas di Indonesia," kata keterangan tertulis IPA, Rabu (14/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui 53 anggota perusahaan minyak dan gas nasional dan multinasional, 111 anggota perusahaan penunjang industri migas dan sekitar 2.000 anggota individu, IPA merepresentasikan sekitar 90% dari eksplorasi dan produksi minyak dan gas di Indonesia.
Misi IPA adalah untuk merealisasikan potensi hidrokarbon Indonesia untuk kepentingan pemerintah, investor dan terutama masyarakat Indonesia. IPA juga menyediakan forum bagi para anggotanya dan investor baru untuk saling bertukar info, pandangan, kekhawatiran dan inisiatif tentang industri.
IPA merupakan mitra dari institusi pemerintah dengan memfasilitasi dialog dan komunikasi antara industri dan Pemerintah Indonesia.
(ang/hen)











































