Seperti yang terjadi di sebuah APMS di Melak, Selasa (11/12/2012) hari ini, antrean panjang ratusan kendaraan untuk mengisi BBM, berlangsung sejak pagi tadi. Warga harus berjam-jam antre mengisi BBM.
"Saya pagi tadi isi bensin jam 08.30 baru dapat isi minyak (bensin premium) jam 09.30-an. Kebijakan Pemda, dibatasi hingga Rp 30.000 per motor. Di tempat lain, sama saja," kata Syafri Malik, salah seorang warga Melak, Kutai Barat, kepada detikFinance, Selasa (11/12/2012) siang WITA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengetap atau pelangsir, juga ikut dibatasi pembeliannya. Sekarang penjual eceran berkurang dan kalau ada, pasti harganya mahal sampai Rp 10.000 per liter. Jadi, sekarang masyarakat banyak yang mengisi di SPBU dan APMS," ujar Malik.
Salah seorang pegawai di lingkungan Pemkab Kutai Barat, Aji Syahdudin menerangkan, saat ini petugas yang ada di SPBU/APMS, mengawasi ketat setiap roda dua dan roda empat, yang melakukan pengisian BBM.
"Diawasi pelat nomor kendaraannya, jadi pelangsir tidak bisa berulang-ulang mengisi BBM. Tapi menurut saya, APMS dan SPBU di Kutai Barat ini perlu ditambah, untuk mengurai antrean," kata Aji.
"Yang saya heran, di Kutai Barat ini, berulangkali diberitakan di media massa, masih menggunakan kuota BBM premium dan solar tahun 2006. Nah, 6 tahun kemudian tidak ditambah-tambah padahal jumlah kendaraan terus bertambah," terang Aji.
Di Kutai Barat, awal Desember 2012 lalu, Pemkab Kutai Barat memang mendatangi Terminal BBM di Samarinda, untuk mendiskusikan terkait kuota BBM di Kutai Barat yang tidak ditambah. Pertemuan itu, tidak membuahkan keputusan dan dibawa ke kantor PT Pertamina (Persero) Regional Kalimantan di Balikpapan, Kaltim, untuk menyampaikan persoalan serupa.
Sebelumnya, Asisten Manager External Relation Pertamina BBM Retail Regional VI Kalimantan Bambang Irianto pernah membeberkan, bahwa pihaknya memberikan perhatian lebih kepada Kabupaten Penajam Paser Utara, Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Berau, terkait kesulitan warga setempat untuk memperoleh BBM di SPBU.
(dnl/dnl)











































