Dapat Anggaran Rp 380 M, BPH Migas Bikin 'Kamar Perang' Berantas Pencurian BBM

Dapat Anggaran Rp 380 M, BPH Migas Bikin 'Kamar Perang' Berantas Pencurian BBM

- detikFinance
Senin, 17 Des 2012 17:24 WIB
Dapat Anggaran Rp 380 M, BPH Migas Bikin Kamar Perang Berantas Pencurian BBM
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mendapatkan anggaran Rp 380 miliar tahun depan yang diambil dari anggaran Kementerian ESDM. Dana Rp 100 miliar akan digunakan untuk membangun 'Kamar Perang'.

Kepala BPH Migas Andy Noorsaman Someng mengatakan, pihaknya dari dana Rp 380 miliar tahun depan, sebagian digunakan untuk melakukan pengawasan sektor hilir migas dan penguatan sistem IT dalam rangka pengawasan tersebut.

"Tahun 2013 kita dapat anggaran Rp 380 miliaran, dana tersebut akan kami gunakan untuk membangun IT, pengawasan, verifikasi dan lain-lain," kata Andy ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (17/12/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Andy, khusus untuk membangun IT, BPH Migas menganggarkan Rp 100 miliar untuk membangun war room atau 'kamar perang', apakah itu? Dijelaskan Andy, war room digunakan untuk dapat melakukan pengawasan BBM subsidi dengan sistem IT yang kuar, dan untuk mendapatkan data valid yang bisa diakses seluruhnya hanya di kantor BPH Migas.

"Dengan adanya war room tersebut, kita bisa melakukan pengawasan BBM subsidi, mendapatkan data valid dan bisa digunakan untuk bukti menangkap para pencuri BBM subsidi, data validasi BBM tersebut ilegal atau dari mana asalnya, semuanya bisa diakses semua orang yang terkoneksi melalui jaringan IT," ungkapnya.

Namun sampai saat ini tander pengadaan IT tersebut belum dilakukan. "Belum dong, tahun depan, tunggu dananya cair dahulu," cetus Andy.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads