Jero Minta Rudi Hilangkan Cap 'Pro Asing' di SKK Migas

Jero Minta Rudi Hilangkan Cap 'Pro Asing' di SKK Migas

Maikel Jefriando - detikFinance
Rabu, 16 Jan 2013 14:55 WIB
Jero Minta Rudi Hilangkan Cap Pro Asing di SKK Migas
Foto: Maikel-detikFinance
Jakarta - Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) yang dulu bernama BP Migas diminta untuk menghilangkan cap pro asing yang selama ini melekat.

Nasihat ini diberikan Menteri ESDM Jero Wacik kepada Kepala SKK Migas baru yakni Rudi Rubiandini yang dilantik hari ini di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (16/1/2013).

"Ada kesan di masyarakat bahwa SKK Migas terlalu pro asing harus dicegah," ungkap Jero dalam sambutannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, SKK Migas harus memberikan ketegasan bahwa perusahaan migas nasional akan menjadi prioritas dalam eksplorasi minyak dan gas bumi di Indonesia.

"Perusahaan nasional harus dapat porsi yang besar di negara kita. Tapi investasi asing tetap dibutuhkan untuk menunjang modal dan teknologi," jelasnya.

Jero juga mengingatkan, soal dana sosial (corporate social responsibility/CSR) yang yang mesti dikeluarkan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) atau perusahaan migas untuk mensejahterakan masyarakat, khususnya di kawasan sekitar eksplorasi.

"CSR dari K3S harus ditingkatkan agar desa-desa industri migas banyak kesejahteraan," ucap Jero

Berdasarkan pantauan detikFinance, tampak hadir dalam pelantikan tersebut Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi dan Sekretaris Kabinet Dipo Alam. Kemudian juga terlihat beberapa perusahaaan migas.

"Jadi kita sudah bekerja keras, karena pelantikan ini dihadiri oleh 2 tokoh utama di lingkaran presiden," cetus Jero.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads