Sumur Kering, 10 Kontraktor Migas Ini Merugi di 2012

Sumur Kering, 10 Kontraktor Migas Ini Merugi di 2012

Maikel Jefriando - detikFinance
Jumat, 18 Jan 2013 08:35 WIB
Sumur Kering, 10 Kontraktor Migas Ini Merugi di 2012
Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat 10 kontraktor kontrak kerja sama minyak dan gas bumi (KKKS) yang mengalami kerugian akibat sumur yang dieksplorasi ternyata kering atau tidak menemukan hasil. Total kerugian sebesar Rp 16 triliun selama periode 2009-2012.

Wakil Menteri ESDM, Susilo Siswoutomo mengatakan lokasi eksplorasi terjadi di sumur laut Indonesia bagian timur. "Jadi itu 22 sumur laut dalam di Indonesia bagian timur," ungkapnya, Jumat (18/1/2013).

Urutan 6-10

Berada di urutan keenam adalah Statoil yang merugi di tiga sumur di Blok Karama, Selat Makassar senilai US$ 174,1 juta dengan rincian Gatot Kaca-1 ST US$ 98,2 juta, Anoman-1 US$ 43,3 juta, Antasena-1 US$ 32,6 juta.
Β Β Β Β 
Sedangkan di urutan ketujuh adalah Tately di dua sumur di Blok Budong-Budong, Makassar senilai US$ 51,5 juta terdiri dari KD-1 US$ 34 juta dan LG-1 US$ 17,5 juta.

Selanjutnya, Talisman di Sumur Lempuk-IX, Blok Sageri, Papua US$ 84 juta, lalu CNOOC di Sumur Sindoro-1, Blok South East Palung Aru, Kepulauan Aru US$ 50 juta, dan di urutan terakhir adalah Japex di Sumur Banteng-1, Blok dan Buton US$ 31,5 juta.

Pada tautan berikutnya lanjut ke urutan kelima.

5. Murphy Oil Corporation

Murphy Oil Corporation merugi di Sumur Lengkuas-1 Blok Semai II, Papua senilai US$ 214,6 juta.

4. Hess Indonesia

Hess Indonesia merugi di dua sumur di Blok Semai V, Papua dengan total kerugian US$ 222,7 juta dengan rincian Andalan-1 US$ 164,4 juta dan Andalan-2 US$ 52 juta.

3. Marathon Oil Indonesia

Marathon Oil Indonesia merugi di empat sumur di Blok Pasang Kayu, Selat Makassar senilai US$ 208,7 juta yaitu Bravo Well US$ 102,7 juta, Romeo Well USD 23,1 juta, Romeo B-1 US$ 25 juta, dan Romeo C-1 US$ 57,9 juta.

2. ExxonMobil

ExxonMobil merugi US$ 302,3 juta di empat sumur. Ia menuturkan Rangkong-1 di Blok Surumana, Selat Makassar US$ 50,6 juta dan tiga sumur di Blok Mandar, Selat Makassar yakni Kris-1 US$ 45,3 juta, Sultan-1 US$ 109,7 juta, dan Kriss Well-1 ST US$ 24,4 juta.

1. ConocoPhillips

ConocoPhillips tercatat sebagai KKKS yang mengalami kerugian terbesar, yaitu US$ 310,7 juta untuk tiga sumur di tiga blok. Terdiri dari Sumur Kaluku-1 di Blok Kuma, Makassar senilai US$ 149,6 juta, Aru-1 di Amborip VI, Papua US$ 57,9 juta, dan Mutiara Putih-1 di Arafura, Maluku US$ 103,2 juta.
Halaman 2 dari 7
(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads